Bandar Sabu di Kalbar Dijerat Kasus Pencucian Uang, Suami Pelaku Buron

2 min read

Bandar Sabu di Kalbar Dijerat Permasalahan Pencucian Duit, Suami Pelakon Buron PONTIANAK, kalbar. ac. id - Seseorang bandar narkoba bernama samaran KT( 39) asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat( Kalbar) dijerat Undang- undang tentang Tindak Pidana Pencucian Duit( TPPU). Dalam masalah tersebut, kepolisian menyita mobil truk, mobil Honda HRV, sepeda motor, serta duit tunai Rp 200 juta.

Wakil Direktur Direktorat Reserse serta Kriminal Narkotika Kepolisian Wilayah Kalbar AKBP Abdul Hafidz berkata, terdakwa sudah berjualan narkoba semenjak 2022.

“ Nilai omsetnya lebih Rp 1 miliyar. Sebagian besar uangnya dibelikan peninggalan berbentuk 2 mobil serta sepeda motor,” kata Abdul kepada wartawan, Kamis( 1/ 2/ 2024). Hafidz menarangkan, pengungkapan tindak pidana pencucian duit tersebut bermula dari ditangkapnya wanita bernama samaran KT yang ialah bandar sabu oleh Polres Sambas.

Sehabis dicoba penyidikan, ditemui faktor baru ialah tindak pidana pencucian duit.“ Terdakwa berjualan sabu semenjak 2022. Ia bisa benda dari Pontianak, setelah itu dijual di daerah Kabupaten Sambas,” ucap Abdul.

Abdul menerangkan, terpaut masalah permasalahan narkoba yang menjerat KT, telah sesi pelimpahan ke Kejaksaan Negara Sambas. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 3 serta 4 Undang- undang tentang Penangkalan serta Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Duit dengan ancaman penjara 10 tahun.

Suami KT buron

Kasat Narkoba Polres Sambas, AKP Agus Trimarsono berkata, terdakwa KT jadi bandar narkoba bersama suami di rumahnya. Tetapi dikala penggerebekan, suami KT melarikan diri.“ Suaminya masih kita buru.

Pesan catatan pencarian orang( DPO) telah kita terbitkan,” kata Agus. Agus menerangkan, pengungkapan permasalahan sejoli suami istri bandar narkoba ini berawal laporan warga.

Dari data itu, lanjut Agus, grupnya melaksanakan serangkaian penyelidikan kurang lebih satu bulan, sampai kesimpulannya diyakini bila memanglah rumah tersebut dijadikan tempat buat transaksi jual beli narkoba.

” Dari hasil penyelidikan itu, kami melaksanakan penggerebekan serta penggeledahan serta ditemui benda fakta sabu seberat 2 gr di dalam lemari di dekat dapur,” kata Agus. Agus berkata, dikala dicoba penggeledahan serta penggrebekan tersebut, grupnya sukses menangkap KT.

Sedangkan suaminya sukses melarikan diri.“ Sabu tersebut dibeli dari seorang di Kota Pontianak. Biasa dikirim memakai taksi ataupun langsung diambil terdakwa,” tutup Agus.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours