Banjir di 8 Kabupaten di Kalbar Surut, Warga Diminta Tetap Waspada

1 min read

Kalbar.ac.id – Banjir di delapan kabupaten di Kalimantan Barat (Kalbar) berangsur surut, Sabtu (16/3/2023). Kendati demikian, warga diminta tetap waspada banjir susulan.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel mengatakan banjir tersebut sebelumnya terjadi sejak awal pekan Maret lalu.

Delapan kabupaten terdampak, yakni Sambas, Bengkayang, Ketapang, Sintang, Melawi, Sekadau, Kapuas Hulu, dan Kubu Raya..

“Laporan dari BPBD bahwa banjir hari ini di semua kabupaten terdampak sudah surut. Ketinggian air antara 5 sampi 10 cm,” kata Daniel di Kota Pontianak.

Data warga serta fasilitas yang terdampak banjir belum sepenuhnya terkumpul. Pihak BPBD di sejumlah daerah masih melakukan pendataan terperinci.

“Data ini menjadi penting bagi pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat untuk menentukan langkah-langkah kebijakan yang akan dilakukan dalam penanganan setelah banjir,” jelasnya.

Daniel juga mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai kemungkinan bencana banjir susulan. Mengingat, saat ini kondisi cuaca pancaroba terjadi di daerah Kalbar.

“Tidak panik, tetapi kondisi di seluruh kabupaten kota di Kalbar berpotensi hujan yang bisa memicu banjir,” jelasnya.

Di sisi lain Daniel mengingatkan, agar masyarakat terdampak mau dievakuasi jika kembali terjadi banjir dengan skala yang masif. Ini dilakukan guna memastikan keselamatan warga.

“Jika makin tak terkendali harus mau dievakuasi,” tandasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours