Puluhan Ribu Anggota KPPS Landak Resmi Dilantik

3 min read

kalbar.ac.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak, melalui seluruh PPK di wilayah setempat, secara resmi melantik anggota KPPS untuk Pemilu 2024 secara serentak.

Sebanyak 10.304 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dilantik pada hari itu. Pelantikan dipusatkan di setiap pusat kecamatan.

Komisioner KPU Landak Helena mengatakan pelantikan itu juga dilakukan secara serentak se-Indonesia.

“Khusus di Landak KPPS akan bertugas di 1472 TPS yang tersebar di 156 desa dan 13 kecamatan. Tiap TPS memiliki tujuh orang KPPS,” ungkap Helena di Ngabang, Jumat (26/1).

Menurut Helena, anggota KPPS akan mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara pada 26 – 27 Januari 2024.

“Masa kerja KPPS selama satu bulan, terhitung sejak 25 Januari hingga 25 Februari mendatang,” tambahnya.

Merujuk pada PKPU Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 1 ayat (9), KPPS adalah petugas yang dibentuk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk menjalankan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Peran utama KPPS adalah menjaga integritas dan transparansi selama kegiatan pemilu, termasuk perhitungan suara pada 14 Februari 2024 mendatang.

Pada saat menjalankan tugasnya, KPPS wajib mematuhi kode etik KPPS Pemilu 2024.

KPPS tunduk dan patuh dengan kode etik penyelenggara Pemilu yang tertuang dalam Peraturan Bersama KPU, Bawaslu dan DKPP No. 13 Ta- hun 2012, No. 11/2012, dan No. 01/ 2012.

 

Kode etik tersebut, yakni Asas mandiri dan adil; Asas kepastian hukum; Asas jujur, keterbukaan, dan akuntabilitas; Asas kepentingan umum; Asas proporsionalitas; Asas profesionalitas, efisiensi, dan efektivitas; dan Asas tertib.

Selain itu, Merujuk Pasal 30, ayat 3, PKPU No 8 tahun 2022, KPPS mempunyai berbagai kewenangan, antara lain, bertugas untuk mengumumkan hasil penghitungan suara di TPS.

KPPS bertugas untuk melaksanakan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

KPPS juga bertugas untuk melaksanakan wewenang lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita semua menyadari bahwa Pemilu 2024 adalah momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk menentukan masa depannya.

Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi yang harus kita laksanakan dengan jujur, adil, transparan, dan akuntabel.

Untuk itu, kita membutuhkan penyelenggara pemilu yang profesional, independen, dan berintegritas,” jelasnya.

Salah satu penyelenggara pemilu yang memiliki peran strategis adalah KPPS. KPPS adalah kelompok yang bertugas melakukan pemungutan suara di TPS pada hari pemilihan.

KPPS juga bertanggung jawab untuk mengawasi proses pemilu di TPS, menghitung suara, dan membuat berita acara hasil penghitungan suara.

Oleh karena itu, kata Helena, KPPS harus memiliki kompetensi, kapasitas, dan kemandirian yang tinggi.

KPPS harus mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

KPPS juga harus mampu menjaga netralitas, integritas, dan kepercayaan publik.

“Saya berharap, anggota KPPS yang akan dilantik hari ini dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas.

Saya berharap, anggota KPPS dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam berpartisipasi dalam pemilu,” tutupnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours