Tegur Remaja Ribut Pria di Pontianak Dikeroyok, 6 Orang Diamankan

2 min read

Kalbar.ac.id – Pria berinisial CY (47) di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi korban pengeroyokan lantaran menegur kelompok atau geng remaja yang ribut di jalan sambil membawa senjata tajam (sajam). Polisi kemudian mengamankan 6 remaja yang diduga pelaku.

“Terjadi pengeroyokan terhadap pelapor (CY), pelapor mengalami luka dan membuat laporan kepada polisi. Kita amankan saat itu (setelah kejadian) berjumlah 6 orang (remaja),” ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Antonius Trias Kuncorojati.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (18/2) sekitar pukul 00.10 WIB. Saat itu korban yang mendengar adanya ribut-ribut oleh geng remaja tersebut mencoba menegur.

“Saat ditegur mereka melakukan pengeroyokan menggunakan sajam serta memukuli kepala pelapor beberapa kali setelah itu mereka kabur,” jelasnya.

Korban kemudian melaporkan kasus pengeroyokan yang dialami. Polisi yang turun ke lokasi melakukan penyisiran dan mengamankan 6 remaja yang merupakan anggota geng bersenjata tajam tersebut.

“Kami pun mengamankan beberapa orang terduga pelaku, mereka memang satu kelompok (geng) tetapi bukan pelaku yang melakukan pengeroyokan,” katanya.

Dari 6 remaja yang diamankan, Antonius mengatakan jika mereka semua masih di bawah umur. Karena bukan pelaku pengeroyokan akhirnya mereka dikembalikan ke orang tuanya.

“Mereka kami kembalikan dan menjalani wajib lapor,” terangnya.

Antonius menambahkan bahwa para pelaku memang remaja dibawa umur yang menamakan diri sebagai Bonpis. Mereka mencari sensasi agar terkenal dengan melakukan pengeroyokan hingga pencurian dengan kekerasan.

“Jadi mereka ini kelompok memiliki akun (media sosial) dan menamakan diri mereka sebagai Bonpis. Motifnya untuk terkenal, ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa mereka ini eksis,” paparnya.

“Mereka ini juga pernah melakukan tindak pidana lain seperti penganiayaan, perampasan motor, dan curanmor yang sudah kita ungkap di tahun 2023,” tambahnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours